Surakarta, catur merupakan istilah yang sudah pasti digunakan dalam dunia pakeliran. Pengertian catur adalah semua wujud bahasa atau wacana (narasi) yang diucapkan oleh dalang dalam pakeliran.8 Pakeliran wayang kulit pada awalnya hingga abad 8 Masehi dalam penggunaan bahasa atau cerita wayang masih terbatas Wayang cokek sebenarnya merupakan istilah Melayu Tionghoa sehingga sedikit berbeda dengan pengertian wayang dalam tradisi Jawa/Tionghoa Peranakan Jawa. Secara etimologi, wayang diartikan sebagai anak wayang yang berarti artis/actor. Sementara Cokek dari bahasa Tionghoa dialek Hokkian Selatan Chiou-khek yang berarti menyanyi. Lalu, cokek yang B. Pengertian Wayang . 1. Wayang dan Perkembangannya. Mulyono (1978;39-49), mengungkapkan wayang dalam bahasa Jawa mengandung pengertian „berjalan kian-kemari, tidak tetap, sayup-sayup (bagi substansi bayang-bayang). Oleh karena boneka-boneka yang digunakan dalam pertunjukkan itu berbayang atau memberi bayang-bayang, maka dinamakan wayang. mentransformasikan cerita wayang ke dalam sastra Indonesia. Hal itu menunjukkan betapa lekatnya budaya pewayangan pada masyarakat Jawa sehingga begitu berpengaruh dan menjadi sumber rujukan dan penulisan sastra Indo-nesia. Pengangkatan cerita wayang tersebut tidak sama bentuk dan tingkat intensitasnya. Ada karya yang mengambil secara samar, SINERGI PAPERS - Semar dalam bahasa Jawa ( Filosofi Jawa ), disebut juga sebagai Badranaya. Bebadra artinya: Membangun sarana dari dasar. Naya artinya: Aturan/Hukum/Ideologi. Nayaka artinya: Utusan mangrasul melaksanakan Hukum. Artinya: Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah, demi kesejahteraan umat manusia. Javanologi: Semar Wayang gunungan mempunyai makna lebih jauh dan mendalam karena mengungkapkan gambaran hidup semesta (wewayang urip). Wayang dapat memberikan gambaran lakon kehidupan umat manusia dengan segala masalahnya. Dalam dunia pewayangan tersimpan nilai-nilai pandangan hidup jiwa dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan kesulitan hidup. Ada yang diambil dari cerita legenda atau sejarah Jawa. Banyak pula yang diambil dari cerita Ramayana dan Mahabrata. Hal yang membuat menarik dari seni pertunjukan wayang orang ini, yaitu tari kolosan atau individu per pemain pada masing-masing jeda cerita. Dalam tarian wayang orang terdapat tiga istilah, yaitu wirogo, wiroso, dan wiromo. Dalam seni pertunjukan wayang mengandung nilai moral yang tinggi,yang disamakan seperti watak tokoh pewayangan tersebut.Seperti tokoh Rahwana yang jahat dan tokoh Rama yang bersifat bijaksana dan baik.Pertunjukan wayang juga kental dengan bahasa jawa yang digunakan oleh Dalang untuk dialog dan menceritakan tokoh wayang.Wayang ada berbagai jenis di setiap daerahnya,seperti di daerah Jawa Tengah Dalam buku Atlas Wali Songo (2017: 175) karya Agus Sunyoto disebutkan, “ Para penyebar Islam yang tergabung dalam lembaga Wali Songo melakukan pengambilalihan seni pertunjukan ini (maksudnya: wayang) dengan sejumlah penyesuaian yang selaras dengan ajaran tauhid dalam Islam. ”. Lebih dari itu, menukil buku Wayang Lambang Ajaran Islam, Agus qvMe.